Per CVT Standar: Memiliki kekerasan yang lebih lembut dibandingkan versi racing, optimal untuk penggunaan harian dan efisiensi bahan bakar.
Per CVT Aftermarket (Racing):
1000 RPM: Cocok untuk mesin standar guna meningkatkan akselerasi awal dan menengah agar terasa lebih enteng.
1200 RPM: Cocok untuk mesin dengan sedikit perubahan (tune up ringan) seperti ganti noken as atau porting polish.
1500 RPM: Direkomendasikan untuk mesin dengan bore up atau kompresi tinggi, meningkatkan responsivitas tarikan awal dan mencegah slip v-belt.
1800 - 2000 RPM: Digunakan khusus untuk motor balap atau bore up ekstrem, memberikan cengkeraman maksimal pada pulley belakang.
Karakteristik Fisik: Umumnya berwarna (biru, putih, kuning, merah) tergantung merek (seperti TDR atau YM Racing) dan menggunakan bahan spring berkualitas tinggi yang tahan panas.
Kompatibilitas: Per CVT Honda (BeAT, Scoopy, Vario, PCX, ADV) memiliki diameter yang mirip, namun disarankan menyesuaikan tipe motor untuk hasil terbaik.Â
Dampak Penggunaan:
Menggunakan per terlalu keras (misal 2000 RPM) pada mesin standar dapat menyebabkan tarikan "ngempos" atau kehilangan tenaga, serta membuat roller dan v-belt lebih cepat aus